Cara Budidaya Anggur di Pekarangan Rumah

Anggur

Cara budidaya buah anggur di halaman rumah ternyata sangat mudah dan dapat dilakukan oleh siapa saja. Buah yang memiliki rasa khas ini memang disukai oleh hampir semua orang. Hanya saja harganya yang mahal membuat tidak semua orang dapat menikmati buah yang satu ini. Untuk itu banyak yang memilih untuk membudidayakan sendiri buah anggur di pekarangan rumah agar ketika berbuah, mereka dapat menikmati lezatnya buah anggur ini. Selain dinikmati secara langsung, buah yang memiliki nama ilmiah vitaceae ini juga dapat dibuat menjadi aneka olahan makanan, seperti kismis, agar-agar, jus anggur dan masih banyak lagi.

Anda bisa langsung memetik sendiri dan langsung mengkonsumsi buah anggur saat sedang segar-segarnya jika Anda mempunyai pohon anggur sendiri di halaman Anda.
Anda bisa langsung memetik sendiri dan langsung mengkonsumsi buah anggur saat sedang segar-segarnya jika Anda mempunyai pohon anggur sendiri di halaman Anda.
Buah anggur biasanya hanya tumbuh di daerah dataran rendah, dengan intensitas cahaya matahari yang tinggi. Untuk media tanamnya, anggur sangat cocok untuk ditanam pada tanah dengan pH sekitar 7 dan usahakan tanah yang digunakan bukan tanah pasir atau tanah lempung. Jika Anda termasuk penyuka buah anggur, Anda dapat membudidayakan buah anggur di halaman rumah. Cara membudidayakan anggur di pekarangan rumah ini ternyata sangat mudah. Untuk Anda yang mau mencobanya, mari simak ulasannya berikut ini.

Sebelum dapat menanam anggur di pekarangan rumah, tentunya Anda perlu membuat bibit anggurnya dulu. Bibit anggur dapat dibuat dengan cara mencangkok pohon anggur yang memiliki kualitas unggulan, yang tentunya tidak berpenyakitan. Upayakan untuk mencangkok bagian batang anggur yang tegak, sehingga bibit yang dihasilkan pun mudah untuk ditanam, baik di pot maupun langsung di tanah. Bibit anggur cangkokan ini dapat Anda tanam setelah masa pencangkokan sekitar 6-7 bulan.

Setelah bibit anggur siap, maka Anda perlu menyiapkan alat penyangga sebagai media tumbuhnya pohon anggur. Penyangga ini dapat dibuat dari kayu atau besi, tergantung keinginan Anda. Untuk ketinggian penyangga, Anda dapat menyesuaikan dengan kebutuhan, untuk Anda yang hendak menanam anggur pada pot. Anda dapat menyiapkan pot yang sudah dilubangi bagian bawahnya, pilih pot yang memiliki ukuran sedang agar akar anggur dapat tumbuh dengan baik. Untuk tanah yang cocok untuk menanam anggur ini, Anda dapat mencampurkan tanah dengan kompos dengan perbandingan 1:2. Dengan media tanam ini, dijamin pertumbuhan dan perkembangan anggur akan semakin maksimal.

Setelah semua persiapan tersebut selesai, Anda dapat langsung menanam bibit anggur Anda. Cara menanam bibit cangkokan anggur ini pun tidak dapat dilakukan secara sembarangan, Anda perlu membuka bungkus cangkokan baik itu plastik atau media lainnya. Setelah itu, buatlah lubang tanah di bagian tengah pot untuk meletakan hasil cangkokan ini. Bibit ini tidak dapat langsung Anda tempatkan di halaman rumah, Anda perlu menaruhnya di tempat yang sejuk terlebih dahulu dalam jangka 3 minggu masa penanaman pertama. Hal ini tentunya untuk membuat bibit anggur dapat menyesuaikan dengan media tanam yang baru. Pada masa ini Anda juga harus rajin menyirami bibit anggur ini.

Tanaman anggur harus terus diberikan perawatan agar tumbuh subur. Seperti penyiraman yang rutin dan pemupukan secara berkala.
Tanaman anggur harus terus diberikan perawatan agar tumbuh subur. Seperti penyiraman yang rutin dan pemupukan secara berkala. Jangan lupa untuk melakukan pemangkasan dan pengendalian hama.

Buah anggur yang ditanam di depan rumah seringkali dalam jumlah yang terbatas, sehingga perawatannya cukup mudah. Pertama-tama Anda dapat melakukan penyiraman intensif sebanyak dua kali dalam sehari. Hanya saja ketika usia pohon anggur sudah melebihi 3 bulan, Anda dapat melakukan penyiraman dua hari sekali sudah cukup. Selain melakukan penyiraman dengan tepat, Anda juga diharapkan mampu memberi pupuk sebagai tambahan nutrisi untuk pertumbuhan pohon anggur yang Anda miliki. Pupuk yang terbukti ampuh untuk pertumbuhan buah anggur ini adalah kombinasi antara pupuk NPK dengan pupuk kandang. Pupuk NPK dapat Anda berikan pada usia antara 10 hari hingga 6 bulan dengan kadar yang sesuai. Sementara setelah usia pohon anggur mencapai 1.5 tahun, Anda dapat menambahkan pupuk kandang. Jika perlu Anda juga dapat menambahkan pupuk jenis lainnya yakni pupuk KCL pada masa 2 tahun setelah penanaman bibit anggur.

Pohon anggur yang Anda tanam di halaman depan rumah ternyata juga memerlukan perawatan lainnya berupa pemangkasan. Pemangkasan ranting dan cabang pohon anggur yang berserakan atau tidak rapi sangat penting karena mempengaruhi munculnya buah anggur itu sendiri. Ranting yang telah ditebang akan menghasilkan tunas baru dan bunga anggur pun bermunculan. Bunga inilah yang kemudian akan berubah menjadi buah anggur yang sangat lezat dan segar.

Demikianlah sedikit uraian kami terkait cara budidaya buah anggur di halaman rumah yang menggunakan bibit cangkokan. Baca juga artikel kami tentang cara menanam anggur dari biji dalam pot jika Anda ingin memanfaatkan bijinya langsung.

Semoga dapat bermanfaat 🙂

Nah, bagi Anda yang ingin mempraktekkannya di rumah, namun bingung beli bibitnya dimana. Jangan khawatir readers, karena di bibitbunga.com juga sudah tersedia bibit anggur lho 🙂 Silahkan cek produknya di link ini
Bibitbunga.com

0 Response to "Cara Budidaya Anggur di Pekarangan Rumah"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...