Sawi Hijau


Sawi (brassica juncea) termasuk ke dalam famili Curciferae merupakan tanaman semusim yang berdaun lonjong, halus, tidak berbulu, dan tidak berkrop. Batang tanaman sawi pendek dan lebih langsing dari tanaman petsai. Ia mempunyai akar tunggang dengan banyak akar samping yang dangkal. Bunganya mirip petsai, tetapi rangkaian tandan lebih pendek. Ukuran kuntum bunganya lebih kecil dengan warna kuning pucat spesifik. Bijinya berukuran kecil dan berwarna hitam kecokelatan serta terdapat dalam kedua sisi dinding sekat polong yang gemuk.

Sawi Hijau diketahui banyak mengandung serat, vitamin A, vitamin B, vitamin B2, vitamin B6, vitamin C, kalium, fosfor, tembaga, magnesium, zat besi, dan protein. Dengan kandungannya tersebut, Sawi Hijau berkhasiat untuk mencegah kanker, hipertensi, dan penyakit jantung; membantu kesehatan sistem pencernaan; mencegah dan mengobati penyakit pelagra; serta menghindarkan ibu hamil dari anemia.

Selain memiliki kandungan vitamin dan zat gizi yang penting bagi kesehatan, sawi juga dipercaya dapat menghilangkan rasa gatal di tenggorokan pada penderita batuk. Sawi bersifat menghangatkan dan berkhasiat sebagai anti inflamasi. Daun sawi berguna untuk peluruh air seni, radang ginjal, dan bisul. Akarnya berguna sebagai obat batuk kering, obat nyeri pada tenggorokkan, dan peliruh air susu. Bijinya berguna sebagai penyembuh sakit kepala, haid tidak teratur, kandung empedu, nifas, rheumatik, dan skiatika ( sakit pinggang), radang, dan selesma. Sawi juga sebagai bahan pembersih darah, memperbaiki fungsi kerja ginjal, dan seratnya untuk memperbaiki serta memperlancar pencernaan. Komposisi zat-zat yang terkandung dalam sawi sangat baik untuk kesehatan dan kebugaran wanita.

· Bisul
Daun sawi segar sebanyak 25 gram ditambah air 125 ml, dibuat jus kemudian diminum 1 kali sehari sebanyak 100 ml.

· Batuk dan Tenggorokan Gatal
Akar sawi segar secukupnya dikunyah dan ditelan cairannya. Dilakukan sampai sembuh.

· Sakit pada saat Haid
Sawi segar dimasak sampai mendidih sehingga diperoleh ekstrak klorofilnya. Setelah dingin ekstrak tersebut diminum.

· Rheumatik dan Skiatika
Daun sawi secukupnya dicuci dan dipotong-potong, ditambah sedikit air kemudian diblender. Sawi yang telah halus dipanaskan kemudian dapat ditambah sedikit minyak tanah. Sehelai kain flanel direndam dalam sawi halus yang panas tersebut kemudian ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit

Sumber: carahidupsehat.info

0 Response to "Sawi Hijau"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...