Bungur


Bungur sejatinya adalah tanaman yang tumbuh secara liar di hutan. Tapi kemudian bungur banyak ditanam di pekuburan. Bahkan orang menggunakannya untuk tanaman hias, dan sebagai pagar untuk pemisah lahan.
Ada dua jenis bungur yang populer sebagai tanaman hias pekarangan: bungur biasa/besar/kebo (L. speciosa), pohon besar mencapai 8m, dan bungur jepang (L. faurieri, L. indica, dan hibrida keduanya) yang lebih kecil, berbentuk perdu.

Bungur adalah sejenis tumbuhan berwujud pohon atau perdu yang dikenal sebagai pohon peneduh jalan atau pekarangan. Bunganya berwarna merah jambu, bila mekar bersama-sama akan tampak indah.
Perbanyakan anakannya dari biji yang keluar setelah proses pembungaan selesai. Bijinya berbentuk bulat berwarna coklat sebesar kelereng. Selain itu bisa juga diperbanyak dengan pencangkokan.

Selain untuk hiasan dan pagar, bungur banyak digunakan masyarak untuk pengonbatan, seperti eksim, diare, dan kencing manis. Resap-resep untuk penyembuhan penyakit tersebut sudah digunakan secara turun temurun.

Untuk pengobatan Eksim sediakan gongseng 5 g biji yang telah masak, lalu tumbuk sampai menjadi serbuk halus. Tambahkan 1/2 sendok teh minyak kelapa, lalu aduk sampai rata. Untuk pengobatan, oleskan ramuan tersebut pada bagian kulit yang terkena eksim.

Adapun resep onbat diare adalah sebagai berikut, cuci kulit kayu sebesar 2 jari sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan 1/2 cangkir air masak, lalu aduk sampai rata. Selanjutnya, saring dan air saringannya diminum sekaligus.

Untuk kencing manis Cuci 8 lembar daun bungur segar sampai bersih, lalu rebus dalam tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin saring, lalu minum sekaligus pada pagi hari.

sumber: ragamherbal dari wikipedia

0 Response to "Bungur"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...