Dadap Serep


Nama latin : Erythrina lithosperma Bl. non Miq.

Nama lokal : Dadap serep

Diskripsi : Sifaf  khas tanaman herbal dadap serep ; Pahit, mendinginkan, dan membersihkan darah.

Adapun ciri-ciri tanaman herbal dadap serep adalah sbb :
  • Pohon agak besar, tinggi sampai 22 m,  diseluruh Asia Timur, di Jawa tidak dipelihara, liar, dihutan, antara  tiga ratus dan lima ratus meter diatas permukaan laut, ditanah pasir dan hutan, ditanah gemuk aluviaal (kukup).
  • Pokok , batang, daun, dan tumbuhan tidak terpelihara banyak duri tempel, jenis yang bertangkai tidak berduri. Pangkal daun agak bundar, daun diujung lebih lebar, kadang-kadang  hampir bundar, pangkalnya bundar, ujungnya pendek dan tajam.
  • Bunga : daun lunas pada pangkalnya, sedikit atau tidak berlekatan, benang sari yang terdepan terlepas sering kali sama sekali sampai pangkalnya.

Zat yang terkandung didalam herbal ini adalah : Biji (kulit dan daun muda) ; Hypaphorine (alkaioida) mengandung racun hanya terhadap kodok.

Kegunaan daun dadap serep : Sebagai obat herbal demam, pelancar ASI, mencegah keguguran (obat luar) , nifas, pendarahan bagian dalam (obat luar) , sakit perut (obat luar).

Kegunaan kayu dadap serep : sebagai obat herbal batuk,  sariawan perut.

Cara membuat ramuan beserta takarannya :
 
1. Sariawan perut :
Ramuan ; Kulit kayu dadap serep 3 g, sido wayah 3 g, daun prasman segar 4 g, akar manis cina 4 g, air 110 ml, Cara pembuatan : Dibuat infus.
Cara pemakaian : Diminum sehari 1x  100 ml.
Lama pengobatan: Diulang selama 14 hari.

2. Peradangan / pendarahan bagian dalam :
Ramuan : Daun dadap serep secukupnya, air secukupnya.
Cara pemakaian : Dibalurkan pada bagian yang diperkirakan terjadi pendarahan bagian dalam.
Lama pengobatan : Diperbaharui setiap 3 jam sekali.

3. Sakit perut :
Perut merasa mulas, tinja mengandung darah dan lendir. Selain diberi obat minum yang cocok,  perut diberi tapel dengan ramuan sbb : Daun dadap serep secukupnya , air secukupnya.
Cara pembuatan : Dipipis hingga berbentuk pasta.
Cara pemakaian : Dibalurkan pada perut.
Lama pengobtan : Diperbaharui setiap 3 jam sekali.

4. Demam :
Selain diberi obat penurun panas yang diminum, untuk mempercepat penurunan suhu badan dapat dikompres dengan dadap serep.

5. Mencegah keguguran :
Bagi ibu yang sering menderita keguguran, untuk mencegah hal tersebut, disamping istirahat tiap hari perut dikompres dengan dadap serep yang dipipis halus. Bobokkan agak tebal dan pakai gurita.

6. Nifas :
Ibu yang sehabis bersalin mengalami nifas. Untuk menjaga kesehatan ibu, dapat digunakan bobokan daun dadap serep memakai gurita.


Sumber : baitulherbal

Cara Menanam Pohon Dadap

Perbanyakan dapat dilakukan melalui biji atau stek besar.

Biji-biji hendaknya direndam dalam air hangat (80 °C) selama 10 menit, dilanjutkan dengan air biasa hingga semalam, sebelum kemudian ditebarkan di persemaian.

Biji akan berkecambah setelah 8-10 hari, dan tumbuh cepat mencapai tinggi 30–50 cm dalam waktu 8-10 minggu.[4]

Stek besar, dengan panjang 2–3 m dan diameter 2–5 cm, didiamkan sekurangnya 24 jam sebelum ditanam, agar tidak mudah diserang jamur. Lebih baik jika ditanam dalam kondisi agak kering.

Untuk tiang-tiang pagar, dipakai stek yang lebih besar lagi, dengan diameter hingga 15 cm dan perlu didiamkan (disimpan tegak berdiri) sekitar seminggu sebelum ditanam.

Calon tiang ini ditanam pada jarak sekitar 2 m. Untuk peneduh, dadap biasa ditanam pada jarak 8 x 10 m.[4]
Sumber : wikipedia

0 Response to "Dadap Serep"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...