Pacar Air

Pacar air berasal dari India. Di Indonesia ditanam sebagai tanaman hias, kadang-kadang ditemukan tumbuh liar. Terna berbatang basah dan tegak ini mempunyai tinggi 30-80 cm dan
bercabang. Daun tunggal, bertangkai pendek. Helaian daun bentuk lanset memanjang, ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi, pertulangan menyirip dan warnanya hijau muda. Bunga keluar dari ketiak daun, warnanya bermacam-macam, seperti merah, oranye, ungu dan putih. Bunganya ada yang engkel dan ada yang dobel. Buahnya buah kendaga, jika masak akan membuka menjadi lima bagian yang terpilin.

Syarat Tumbuh
Tanaman ini dapat ditemukan dari dataran rendah sampai ketinggian 1 000m dpl. Umumnya ditanam sebagai tanaman hias di halaman dan di taman-taman, kadang-kadang ditemukan tumbuh liar. Oleh karena itu pacar air tidak membutuhkan syarat khusus.

Budidaya Tanaman

Penyiapan lahan
Untuk penanaman pacar air sama seperti menanam tanaman hias umumnya.
Untuk mendapatkan pertumbuhan yang lebih cepat dan cepat berbunga, maka perlu diberi pupuk, baik pupuk kandang maupun pupuk buatan.

Penyiapan bibit
Perbanyakan pacar air dapat menanam langsung dengan biji atau biji disemaikan terlebih dahulu. Apabila menanam langsung dengan biji, setiap lubang diberi 3-5 biji. Cara ini sebenarnya kurang baik, akan banyak bibit yang terbuang karena setelah tumbuh dipilih satu tanaman yang baik pertumbuhannya. Untuk penyediaan bibit pacar air biji disemaikan langsung ditanah pada bedengan yang telah disiapkan. Setelah 2-3 minggu di pesemaian bibit sudah dapat ditanam.

Penanaman
Sebelum penanaman buat lubang tanam dengan jarak 20x30 cm. Cara menanamnya , bibit yang telah disiapkan ditanam dalam lubang tanam yang telah diberi pupuk kandang dan kompos. Pupuk kandang atau kompos ini diberikan 2-5 hari sebelum bibit ditanam. Jika sudah berumur 2-3 bulan biasanya akar yang dibutuhkan sudah dapat digunakan.

Pemeliharaan
Tidak memerlukan perawatan khusus, cukup dengan penyiangan untuk pengendalian gulma dan dilakukan pembumbunan.

Panen dan Pascapanen
Cara panen dapat dengan membongkar atau mencabut tanaman untuk diambil akarnya. Kemudian akar dicuci bersih dan dapat digunakan sesuai keperluan.

diperta.jabarprov.go.id
 

0 Response to "Pacar Air"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...