Petai


Khasiat Buah Petai

Sudah tidak asing lagi anda pasti kenal dengan buah yang mempunyai ciri khas karena baunya, atau mungkin juga pernah mencobanya. Mungkin sebagian dari kita langsung mengerutkan dahi, sepertinya sangat alergi mendengar nama buah ini. Terlebih lagi golongan anak muda sekarang yang mengaku generasi metropolis yang bergaya metroseksual. 
 
Dahsyatnya disini bukan karena baunya yg menyengat, tapi tahukah anda khasiat dari buah pete ? Setelah anda mengetahui khasiat jenis buah ini mungkin pola pikir dan prasangka negatif kita terhadap jenis buahan khas Asia tenggara ini akan berubah.

Petai atau biasa disebut pete adalah termasuk tumbuhan kacang-kacangan. Buah pete  ternyata tidak hanya popular di sini, masyarakat di negara Amerika Serikat juga mengenalnya dan biasa menyebut buah tersebut dengan kalimat “The most horrible food inthe world”. Orang AS menyebutnya  makanan yang paling mengerikan di dunia. Orang Amerika selalu menyebut buah pete dengan kalimat tersebut dikarenakan baunya yang menusuk.
 
Pohon petai tingginya dapat mencapai 20m dan kurang bercabang. Daunnya majemuk, tersusun sejajar. Bunga majemuk, tersusun dalam bongkol (khas Mimosoidae). Bunga muncul biasanya di dekat ujung ranting. Buahnya besar, memanjang, betipe buah polong.Dari satu bongkol dapat ditemukan sampai belasan buah. Dalam satu buah terdapat hingga 20 biji, yang berwarna hijau ketika muda dan terbalut oleh selaput agak tebal berwarna coklat terang. Buah petai akan mengering jika masak dan melepaskan biji-bijinya.
 
Kandungan buah pete :
Petai mengandung tiga macam gula alami, yaitu sukrosa, fruktosa, dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat. Kombinasi tersebut mampu memberikan dorongan tenaga instan,tetapi cukup lama dan cukup besar efeknya.
 
Dibanding apel,pete memiliki protein empat kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat vitamin A dan zat besi, dan duakali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya. Petai merupakan sumber energi yang baik, yaitu 142 kkal per 100 g biji.
 
Kandungan fosfor pada petai juga cukup baik, yaitu 115 mg per 100 g biji. Fosfor merupakan mineral kedua terbanyak setelah kalsium. Kurang lebih satu persen berat tubuh kita terdiri dari fosfor. DNA dan RNA di dalam tubuh kita terdiri dari fosfordalam bentuk fosfat, demikian juga membran sel yang membantu menjaga permeabilitas sel.

Sebagian besar fosfor diserap tubuh dalam bentuk anorganik,khususnya di bagian atas duodenum hingga 70 persen. Petai juga mengandung vitamin C yang cukup tinggi, yaitu 46 mg per 100 g biji. Vitamin C sangat penting perannya dalam proses hidroksilasi asam amino prolin clan lisin,menjadi hidroksiprolin clan hidroksilisin. Perannya adalah dalam proses penyembuhan luka serta daya tahan tubuh melawan infeksi dan stres. Rata-rata kebutuhan tubuh akan vitamin C adalah 75 mg perhari pada wanita dan 90 mg perhari. pada pria dewasa.

Manfaat buah pete :
Menurunkan risiko stroke. Menurut riset yang dipublikasika dalam “TheNew England Journal of Medicine,” makan pete sebagai bagian dari makanansehari-hari akan menurunkan resiko kematian karena stroke sampai 40 persen.

Salah satu cara paling cepat untuk menyembuhkan “penyakit” mabuk adalah milkshake pete, yang dimaniskan dengan madu. Pete akan membantu menenangkan perut dan dengan bantuanmadu akan meningkatkan kadar gula darah yang jatuh, sedangkan susu akan menenangkan dan kembali memperbaiki kadar cairan dalam tubuh.
Mengatasi Anemia atau kurang darah. Banyaknya kandungan zat besi dalam pete membuat buah ini dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantuapabila terjadi anemia.

Pete dapat menolong orang yang ingin berhenti merokok. Vitamin B6 dan B12 yang dikandungnya, bersama dengan kalium dan magnesium, membantu tubuh cepat sembuh dari efek penghentian nikotin.
Kalium adalah mineral penting, yang membantu untuk menormalkan detak jantung, mengirim oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan cairan tubuh.Ketika kita stress, kecepatan metabolisme kita akan meningkat, sehingga akanmengurangi kadar kalium dalam tubuh. Hal ini dapat diseimbangkan lagi denganbantuan makan petai yang tinggi kalium…

Buah pete tinggi kalium,tetapi rendah garam, sehingga sangat sempurna untuk memerangi tekanan darah.Begitu tingginya, sehingga FDA Amerika mengizinkan perkebunan pete untuk melakukan klaim resmi mengenai kemampuan buah ini untuk menurunkan resiko tekanan darah dan stroke dan masih banyak lagi kasiat lainnya dari buah pete.
Efek negatif memakan buah pete yaitu seperti bau mulut, kencing pesing, tetapi pete tidak mengakibatkan susah buang air kecil.

Hukum memakan pete dari segi agama :
Menurut  jumhur (sebagian besar) ulama memakannya adalah makruh (tidak berdosa tetapi kurang disukai) karena menimbulkan bau tidak sedap. Alasannya adalah hadits nabi yang artinyakurang lebih seperti ini (maaf kalau terdapat kesalahan) : “Orang yang memakan bawang putih atau bawang merah hendaknya jangan mendekati kami dan rumah ibadah kami”. (H.R. Imam Muslim). 

Menurut ulama, maksud hadits ini adalah kalau memakan bawang putih atau merah dalam jumlah banyak dan menimbulkan bau mulut hendaknya jangan melakukan ibadah di masjid/musholla karena dikhawatirkan jama’ah yang lain akan terganggu, jadi cukup beribadah di rumah saja. Akan tetapi kalau sedikit dan tidak menimbulkan bau itu diperbolehkan karena tidak menggangu orang lain, dan kalau tidak menimbulkan bau menurut ulama hukum makruhnya pun dengan sendirinya menjadi hilang.
 
Ternyata buah pete yang selama ini banyak dibenci karena baunya, banyak mengandung zat yang sangat berguna sekali bagi tubuh kita. Bagaimana tanggapan anda yang anti sama buah pete setelah mengetahui kalau buah tersebut ternyata banyak membantu kesehatan tubuh kita. Silahkan anda mencoba dan buktikan khasiatnya..
Sumber : Pantona News


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...